jasmil menwa ipb

Setiap minggu MENWA IPB melaksanakan BINJAS (Pembinaan Jasmani), materi jasmani yang merupakan sarana yang telah distandarkan dalam pelaksanaan pembinaan jasmani. Binjas ini dapat mendukung kegiatan berikut:

1) Senam Militer

2) Tes Kesegaran Jasmani Militer

3) Ketangkasan Jasmani Militer

4) Olah raga umum

Prinsip dasar pembinaan:

  1. Totalitas Manusia merupakan suatu perpaduan jiwa dan jasmani, sehingga satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan. Untuk itu dalam pelaksanaan pembinaan jasmani militer disamping dapat meningkatkan kemampuan jasmani prajurit juga sekaligus dapat meningkatkan mental kejiwaan anggota.

  2. Kemanusiaan Pelaksanaan pembinaan jasmani  harus disesuaikan dengan situasi serta kondisi fisik dan kejiwaan anggota.

  3. Ilmu pengetahuan dan tehnologi Pelaksanaan pembinaan jasmani anggota selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi dengan tidak mengabaikan aturan dan ketentuan yang berlaku dalam binjasmil.

  4. Berkesinambungan Pelaksanaan binjasmil harus dilakukan secara sistematis sehingga berhasil guna dan berdaya guna.

  5. Standardisasi Pelaksanaan binjasmil harus ada standarisasi tentang sistematika pembinaan, sarana prasarana dan alpal yang digunakan.

  6. Materi binjasmil Penerapan materi binjasmil harus dilaksanakan secara ilmiah dan dapat diprtanggung jawabkansesuai dengan tujuan binjasmil.

Penggolongan Binjasmil

Terwujudnya kesamaptaan jasmani militer baik secara perorangan maupun satuan, merupakan sasaran pembinaan jasmani militer, yang meliputi :

a. Pembinaan Postur Tubuh

1) Tujuan : agar anggota menwa IPB memiliki postur tubuh yang memenuhi standar sesuai ketentuan, sehingga dapat menampilkan wujud atau sosok anggota yang berwibawa.

2) Sasaran :

a) Tahap Pembentukan : terbentuknya postur tubuh anggota selama mengikuti pelatihan  pertama dengan memiliki unsur tenaga, kekuatan, kelenturan, keseimbangan dan koordinasi, sehingga diperoleh keseimbangan antara perbandingan BB/TB, struktur anatomis dalam batas normal serta menunjukan sikap dan penampilan trengginas.

b) Tahap Peningkatan dan Pemeliharaan : terwujud dan terpeliharanya postur tubuh anggota, dengan sasaran terwujudnya keseimbangan antara perbandingan BB/TB, struktur anatomis tidak ada kelainan, sikap dan penampilan serta memiliki gerakan cepat, tepat dan trengginas.

Comments are closed.